Diterbitkan pada: 2026-01-08
EBC Financial Group mencatat bahwa pasar pembayaran digital Afrika Selatan memasuki fase pertumbuhan yang menentukan, dengan transaksi berbasis kartu diproyeksikan melebihi ZAR2,9 triliun ($159 miliar) pada tahun 2025. Penggunaan kartu terus meningkat dengan laju tahunan yang kuat sebesar 10,4%, dengan konsumen Afrika Selatan rata-rata melakukan lebih dari 118 transaksi kartu per tahun, menempatkan negara ini di antara pasar pengguna kartu paling aktif di dunia berkembang. Data industri terbaru memperkuat skala transisi ini. Meningkatnya penerimaan pedagang, teknologi tanpa kontak, dan pembayaran berbasis seluler membentuk kembali cara rumah tangga dan bisnis bertransaksi, mendukung efisiensi dan partisipasi yang lebih luas dalam ekonomi formal.

"Lanskap pembayaran di Afrika Selatan telah mencapai titik di mana keuangan digital bukan lagi pelengkap, tetapi fundamental," kata David Barrett, Chief Executive Officer EBC Financial Group (UK) Ltd. "Skala dan konsistensi adopsi menunjukkan bahwa transaksi tanpa uang tunai semakin tertanam dalam perilaku konsumen dan operasional bisnis, yang memiliki implikasi penting bagi likuiditas, transparansi, dan efisiensi pasar."
Momentum ini diperkuat oleh ekspansi tajam dalam penerimaan pembayaran di seluruh wilayah. Pada tahun 2025, jaringan pembayaran digital Afrika berkembang sebesar 45%, secara signifikan meningkatkan akses bagi pedagang dan konsumen serta memperkuat infrastruktur transaksi di sektor ritel dan jasa Afrika Selatan. Investasi dalam tokenisasi, pemrosesan waktu nyata, dan keamanan telah mendukung perdagangan di toko maupun daring, meningkatkan keandalan dan kepercayaan dalam transaksi digital.
Perluasan infrastruktur pembayaran digital meningkatkan efisiensi transaksi di seluruh perekonomian. Cakupan titik penjualan yang lebih luas dan meningkatnya adopsi pembayaran tanpa kontak telah mengurangi hambatan bagi konsumen sekaligus meningkatkan kecepatan penyelesaian bagi bisnis. Perkembangan ini meluas melampaui pusat-pusat kota besar, memungkinkan pedagang kecil dan pedagang informal untuk berpartisipasi lebih penuh dalam ekonomi digital.
"Infrastruktur pembayaran yang efisien menurunkan hambatan masuk dan mendukung partisipasi ekonomi dalam skala besar," kata Barrett. "Ketika transaksi menjadi lebih cepat, lebih murah, dan lebih andal, hal itu memperkuat kepercayaan bagi konsumen dan bisnis, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan yang lebih berkelanjutan."
Usaha kecil dan menengah (UKM) merupakan pusat transformasi pembayaran digital di Afrika Selatan. Sekitar 90% UKM kini menerima pembayaran digital, yang menunjukkan betapa pentingnya solusi tanpa uang tunai untuk mengelola arus kas, meningkatkan transparansi, dan menjangkau pelanggan di berbagai saluran penjualan. Bagi banyak bisnis, penyelesaian yang lebih cepat dan akses ke data transaksi telah memperkuat perencanaan keuangan dan mengurangi risiko operasional. Kemampuan untuk beroperasi dengan lancar di toko fisik, platform e-commerce, dan layanan pengiriman semakin dipandang sebagai kebutuhan kompetitif daripada peningkatan opsional.
Barret menjelaskan, "Bagi UKM, pembayaran digital sama pentingnya dengan kelangsungan hidup dan pertumbuhan. Sistem tanpa uang tunai meningkatkan visibilitas dan prediktabilitas, yang sangat penting untuk mengelola biaya, merencanakan investasi, dan menghadapi periode volatilitas."
Di luar transaksi domestik, keuangan digital memperkuat peran Afrika Selatan sebagai pusat pembayaran regional. Platform lintas batas baru mengurangi waktu penyelesaian dan biaya transaksi, mendukung arus perdagangan dan pengiriman uang di seluruh Afrika bagian selatan. Peningkatan efisiensi dalam pembayaran lintas batas meningkatkan likuiditas dan mendorong partisipasi yang lebih besar dari bisnis yang terlibat dalam perdagangan regional. Perkembangan ini sejalan dengan tren benua yang lebih luas. Ekonomi pembayaran digital Afrika diproyeksikan mencapai sekitar ZAR25 triliun (US$1,5 triliun) pada tahun 2030, dengan Afrika Selatan diperkirakan akan tetap menjadi penggerak utama karena sistem perbankannya yang matang, kerangka peraturan, dan penetrasi seluler yang tinggi. "Efisiensi lintas batas sangat penting bagi Afrika Selatan mengingat perannya dalam perdagangan regional," kata Barrett. "Gesekan yang lebih rendah dalam pembayaran mendukung arus modal yang lebih kuat dan memudahkan bisnis dan investor untuk beroperasi di berbagai pasar."
Ke depan, pertumbuhan berkelanjutan dalam pembayaran seluler, transaksi tanpa kontak, dan penyelesaian waktu nyata diharapkan akan memperdalam ekosistem keuangan digital Afrika Selatan. Investasi dalam keamanan siber, ketahanan infrastruktur, dan kolaborasi antara bank, perusahaan fintech, dan jaringan pembayaran global akan tetap penting untuk mempertahankan momentum tersebut.
Bagi pasar, perluasan pembayaran digital menandakan lebih dari sekadar kemajuan teknologi. Hal ini mencerminkan partisipasi ekonomi yang lebih kuat, peningkatan transparansi transaksi, dan pergeseran bertahap menuju sistem keuangan yang lebih efisien dan inklusif.
"Keuangan digital menjadi infrastruktur ekonomi inti," kata Barrett. "Bagi investor dan pedagang, ini penting karena mendukung likuiditas, meningkatkan fungsi pasar, dan meningkatkan ketahanan sistem keuangan secara keseluruhan."
Penafian: Materi ini hanya untuk informasi dan bukan merupakan rekomendasi atau nasihat dari EBC Financial Group dan semua entitasnya ("EBC"). Perdagangan Forex dan Kontrak untuk Perbedaan (CFD) dengan margin memiliki tingkat risiko yang tinggi dan mungkin tidak cocok untuk semua investor. Kerugian dapat melebihi deposit Anda. Sebelum melakukan perdagangan, Anda harus mempertimbangkan dengan cermat tujuan perdagangan Anda, tingkat pengalaman, dan toleransi risiko, serta berkonsultasi dengan penasihat keuangan independen jika perlu. Statistik atau kinerja investasi masa lalu bukanlah jaminan kinerja di masa mendatang. EBC tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat mengandalkan informasi ini.