NFP AS naik 172K, mengungguli perkiraan dan menandakan momentum pasar tenaga kerja AS yang lebih kuat, meskipun sentimen yang lebih lemah dan risiko geopolitik mengaburkan prospek.
Cadangan minyak menurut IEA turun dari 4.1 miliar barel pada 2004 menjadi 1.8 miliar pada 2026. Mengisi kembali cadangan penyangga yang terkuras akan menjadi klaim terhadap pasokan selama tiga tahun.
Imbal hasil riil menguji emas dan saham teknologi besar: emas butuh dukungan permintaan, sementara teknologi bertumpu pada laba dan belanja AI agar tetap kuat.
Pemangkasan The Fed belum tentu menurunkan imbal hasil 10-tahun AS saat premi jangka naik, memengaruhi dolar, emas, saham, EM FX, kredit, dan pantauan trader.
Peringatan Burry soal AI bukan sinyal jual. Pelaku pasar perlu memantau reaksi data, kepemimpinan chip, partisipasi pasar, dan laba saat reli ini matang.
Pertemuan Fed pada Juni diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, karena Ketua baru Kevin Warsh menghadapi tantangan inflasi dan pasar tenaga kerja, sehingga membatasi pemotongan dalam jangka dekat.
Kurva imbal hasil positif bisa berarti pemangkasan Fed atau tekanan di ujung panjang. Pantau dolar AS, emas, indeks AS, dan EM FX untuk petunjuk pasar.
Inflasi AS tetap tinggi, dengan CPI diperkirakan sebesar 4.2%. Kenaikan biaya bahan bakar dan melambatnya kenaikan upah terus memberatkan rumah tangga dan mempengaruhi sentimen pemilih.
Remitansi mencapai $905 miliar pada tahun 2024, mengungguli FDI dan bantuan. Gelombang deportasi, pajak tunai 1%, dan biaya 6.36% sedang mengalihkan aliran tersebut.