Diterbitkan pada: 2026-06-18
Opsi knock-out adalah jenis opsi barrier yang berhenti aktif jika harga aset dasar mencapai tingkat tertentu. Tingkat ini dikenal sebagai penghalang.
Bagi pemula, cara paling sederhana untuk memahami opsi knock-out adalah sebagai opsi dengan saklar pemutus. Awalnya opsi ini aktif, tetapi jika harga mencapai penghalang, opsi dapat ditutup sebelum kedaluwarsa.
Inilah yang membedakan opsi knock-out dari opsi standar. Opsi standar biasanya tetap aktif sampai kedaluwarsa, kecuali trader menutup atau melaksanakan mereka. Opsi knock-out, di sisi lain, dapat berakhir lebih awal jika penghalang tercapai.

Opsi knock-out mencakup beberapa bagian utama: aset dasar, harga strike, tingkat penghalang, tanggal kedaluwarsa, dan premi opsi.
Misalkan sebuah saham diperdagangkan pada $100. Seorang trader membeli opsi call down-and-out dengan harga strike $110 dan tingkat penghalang $90.
Opsi tersebut mulai dalam keadaan aktif. Jika harga saham naik, trader bisa mendapat keuntungan dari opsi call. Namun jika harga saham turun menjadi $90 sebelum kedaluwarsa, opsi tersebut gugur dan berhenti aktif. Ini berarti trader kehilangan kesempatan untuk mendapat manfaat dari opsi, bahkan jika harga saham naik lagi kemudian.
Intinya sederhana: penghalang dapat membatalkan opsi.
Trader mungkin memilih opsi knock-out ketika mereka ingin berpartisipasi di pasar tetapi percaya bahwa tingkat penghalang kemungkinan besar tidak akan tercapai.
Opsi knock-out sering memiliki premi yang lebih rendah dibanding opsi standar karena adanya kondisi tambahan. Pembeli menanggung risiko bahwa opsi bisa berakhir lebih awal jika penghalang tercapai.
Misalnya, seorang trader mungkin berkata, “Saya ingin mendapat eksposur terhadap kenaikan, tetapi jika harga turun di bawah tingkat ini, pandangan saya kemungkinan keliru.” Dalam kasus ini, opsi call down-and-out cocok karena akan kedaluwarsa jika harga turun di bawah penghalang.
Namun premi yang lebih rendah tidak membuat perdagangan lebih aman. Itu hanya berarti trader mengambil risiko bahwa penghalang dapat tercapai.
Ada dua jenis utama opsi knock-out: up-and-out dan down-and-out.
Opsi Up-and-Out: Jenis ini menjadi tidak aktif jika harga aset dasar mencapai penghalang di atas harga pasar saat ini. Trader mungkin menggunakannya jika mereka ingin opsi berakhir ketika harga naik terlalu tinggi.
Opsi Down-and-Out: Jenis ini menjadi tidak aktif jika harga aset dasar turun sampai mencapai penghalang di bawah harga pasar saat ini. Trader mungkin menggunakannya jika mereka ingin opsi berakhir ketika harga turun di bawah tingkat tertentu.
Opsi knock-out bisa berupa call atau put. Jadi, trader mungkin menemukan opsi up-and-out call, up-and-out put, down-and-out call, dan down-and-out put. Hasilnya tergantung pada ketentuan kontrak yang spesifik.
Opsi knock-out dan knock-in keduanya adalah jenis opsi barrier, tetapi bekerja dengan cara yang berlawanan.
Opsi knock-out mulai dalam keadaan aktif dan menjadi tidak aktif jika penghalang tercapai.
Opsi knock-in mulai tidak aktif dan menjadi aktif jika penghalang tercapai.
Perbedaan dasarnya adalah:
Knock-out: Penghalang menonaktifkan opsi.
Knock-in: Penghalang mengaktifkan opsi.
Salah umum adalah berpikir bahwa opsi knock-out berperilaku seperti opsi biasa sampai kedaluwarsa. Tidak demikian. Opsi bisa berakhir lebih awal jika penghalang tercapai.
Kesalahan lain adalah tidak memperhatikan tingkat penghalang. Dalam opsi knock-out, penghalang sama pentingnya dengan harga strike karena menentukan apakah opsi tetap aktif.
Pemula juga mungkin berpikir bahwa premi lebih rendah berarti perdagangan yang lebih baik. Faktanya, premi lebih rendah karena trader menanggung risiko terkena knock-out.
Cara paling aman untuk memandang opsi knock-out adalah sebagai opsi bersyarat. Opsi ini hanya berlaku selama ambang tidak terpicu.
Derivatif: Instrumen keuangan yang nilainya berasal dari aset dasar.
Opsi call: Opsi yang memberi pemegang hak untuk membeli aset pada harga yang ditetapkan.
Pada harga strike: Situasi di mana harga strike sebuah opsi dekat dengan harga pasar saat ini.
Aset Dasar: Aset yang menjadi dasar sebuah kontrak derivatif atau opsi.
Volatilitas tersirat: Ukuran pergerakan harga yang diperkirakan di masa depan berdasarkan penetapan harga opsi.
Manajemen Risiko: Proses mengendalikan kemungkinan kerugian sebelum dan selama perdagangan.
Opsi knock-out menjadi tidak aktif jika aset dasar mencapai harga ambang tertentu sebelum jatuh tempo. Jika ambang tersebut tersentuh, opsi dapat dibatalkan lebih awal.
Tidak. Opsi biasa biasanya tetap aktif sampai jatuh tempo. Opsi knock-out memiliki kondisi ambang tambahan. Jika harga pasar menyentuh ambang itu, opsi bisa berhenti berlaku.
Opsi knock-in tidak aktif sampai ambang tercapai. Opsi knock-out mulai aktif dan menjadi tidak aktif ketika ambang tercapai.
Trader mungkin menggunakan opsi knock-out ketika mereka menginginkan eksposur opsi dengan premi lebih rendah dan percaya bahwa ambang kecil kemungkinan tercapai. Namun, opsi tersebut dapat menghilang jika ambang.
Opsi knock-out adalah opsi bersyarat yang awalnya aktif tetapi menjadi tidak aktif jika aset dasar mencapai tingkat ambang sebelum jatuh tempo. Tingkat lebih tinggi sebelum jatuh tempo.
Bagi pemula, gagasan utamanya sederhana: opsi knock-out memiliki pemicu pemutusan. Harganya mungkin lebih rendah daripada opsi standar, tetapi trader menanggung risiko bahwa opsi tersebut dapat dibatalkan lebih awal.