Penjualan Semikonduktor Mencapai $702 Miliar pada Paruh Pertama Tahun 2026. Apa Selanjutnya untuk Saham dan ETF Sektor Ini?
English ภาษาไทย Español Português 한국어 简体中文 繁體中文 日本語 Tiếng Việt Монгол ئۇيغۇر تىلى العربية Русский हिन्दी

Penjualan Semikonduktor Mencapai $702 Miliar pada Paruh Pertama Tahun 2026. Apa Selanjutnya untuk Saham dan ETF Sektor Ini?

Diterbitkan pada: 2026-09-01   
Diperbarui pada: 2026-09-01

Pasar semikonduktor global tumbuh pesat dalam beberapa tahun terakhir. Penjualan chip mencapai US$ 630,5 miliar pada 2024 dan US$ 795,6 miliar pada 2025, lalu menembus US$ 702 miliar hanya dalam paruh pertama 2026.


Grafik tren penjualan chip semikonduktor dan pertanyaan apakah permintaan dapat mengimbangi pasokan


Menurut data World Semiconductor Trade Statistics (WSTS), memori mencatat lonjakan tertinggi pada paruh pertama tahun ini dengan pertumbuhan 305%, dibandingkan 45% untuk chip logika, seiring permintaan dari infrastruktur AI, komputasi berkinerja tinggi, dan memori canggih yang terus meningkat. 
 
Namun setiap ledakan permintaan selalu membawa sisi yang perlu diwaspadai: potensi kejatuhan. 
 
Produsen semikonduktor dan pemasok peralatan menggelontorkan dana hingga miliaran dolar untuk kapasitas baru, dengan sebagian besar pasokan tersebut diperkirakan baru terealisasi dalam beberapa tahun mendatang. Namun, seberapa besar kapasitas baru bisa dianggap berlebihan?  
 

Bagaimana Belanja AI Bergerak di Sepanjang Rantai Pasok Chip Semikonduktor 

Ke mana sebenarnya seluruh belanja infrastruktur AI ini mengalir? Menelusuri arus dananya akan memperjelas skala permintaan chip yang sesungguhnya.


Dalam paparan kinerja kuartal II 2026, Alphabet melaporkan belanja modal (capex) sebesar US$ 44,9 miliar hanya dalam satu kuartal, dengan sebagian besar dialokasikan untuk infrastruktur teknis di balik AI. Sekitar 60% dialokasikan untuk server, sementara 40% untuk pusat data dan peralatan jaringan. Alphabet juga menaikkan proyeksi belanja modal setahun penuh dari kisaran US$ 180 miliar hingga US$ 190 miliar menjadi US$ 195 miliar hingga US$ 205 miliar, terutama untuk mempercepat kesiapan kapasitas seiring meningkatnya permintaan.


Belanja ini tidak berhenti pada prosesor AI serba guna. Broadcom dalam laporan kuartal II tahun fiskal 2026 mencatat pendapatan chip AI sebesar US$ 10,8 miliar, melonjak 143% secara tahunan, didorong oleh akselerator AI khusus (custom AI accelerators) dan jaringan AI.


Digabungkan, angka-angka ini menceritakan satu kisah permintaan yang sama. Membangun infrastruktur AI membutuhkan lebih dari sekadar chip untuk komputasi utamanya, tetapi juga server, jaringan, dan kapasitas semikonduktor pendukung lainnya.

  

Kelangkaan Chip Hari Ini Membentuk Kapasitas Masa Depan: Bagaimana Respons Produsen Chip? 

Permintaan yang kuat kini memicu respons pasokan yang sama kuatnya di sepanjang rantai semikonduktor. 

TSMC, produsen utama chip canggih, menaikkan anggaran belanja modal 2026 menjadi US$ 60 miliar hingga US$ 64 miliar.  Sekitar 70% hingga 80% dari jumlah tersebut akan dialokasikan untuk manufaktur canggih yang digunakan memproduksi chip dengan ukuran fitur lebih kecil dan performa lebih tinggi.


Meski dengan skala investasi sebesar itu, kapasitas produksi chip generasi terdepan tetap membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terealisasi. Dalam paparan kinerja kuartal II 2026, TSMC menyatakan bahwa proses pengembangan teknologi dan produk, penyiapan kapasitas, hingga peningkatan ke volume produksi besar dapat memakan waktu lebih dari lima tahun.


TSMC pun berhati-hati dalam membaca permintaan tersebut. Alih-alih sekadar menjumlahkan seluruh proyeksi yang diterima, perusahaan berkomunikasi langsung dengan pelanggannya maupun pelanggan dari pelanggannya, termasuk penyedia layanan cloud, sembari memantau perkembangan pembangunan pusat data AI, mulai dari lokasi, perkiraan permintaan, hingga jumlah rak server yang direncanakan. Dalam paparan yang sama, manajemen TSMC turut mengisyaratkan adanya ketidakpastian mengenai apakah lonjakan permintaan ini dapat terpenuhi sepenuhnya. Manajemen mencatat bahwa proyeksi masing-masing pelanggan mungkin tampak wajar jika dilihat sendiri-sendiri, tetapi jika dijumlahkan seluruhnya, angka tersebut berisiko melebih-lebihkan permintaan riil yang benar-benar sampai ke pasar.


Industri peralatan produksi chip turut bersiap menghadapi ekspansi ini.  
 
ASML, sebagai pemasok terbesar di industri ini dan satu-satunya produsen mesin EUV yang dibutuhkan untuk membuat chip paling canggih, berencana menaikkan kapasitas produksi 2027 untuk dua lini peralatan utamanya sebesar 30% dari level 2026. Menurut laporan kinerja kuartal II 2026, perusahaan juga tengah mempertimbangkan kenaikan kapasitas lanjutan sekitar 30% lagi untuk kedua lini tersebut pada 2028.


Ekspansi tersebut berpotensi membantu produsen chip menambah kapasitas dalam beberapa tahun mendatang, tetapi waktu dan komposisi kapasitas itu sama pentingnya dengan jumlahnya, yakni jenis chip apa yang diproduksi, serta apakah kapasitas baru itu tersedia di lokasi dan waktu yang tepat sesuai permintaan.


Ketika Kapasitas Baru Beroperasi: Tiga Skenario yang Mungkin Terjadi 

Pasar semikonduktor berpotensi mengambil salah satu dari tiga arah utama seiring ekspansi produksi oleh para produsen chip: 


Skenario yang Mungkin Terjadi Gambaran Kondisinya
Permintaan Tetap Melampaui Pasokan Belanja infrastruktur AI terus meningkat, harga memori tetap kuat, penjualan chip tumbuh, dan pabrik terus beroperasi mendekati kapasitas penuh.
Pasokan dan Permintaan Bergerak Semakin Seimbang Ketersediaan chip membaik, harga menjadi stabil, dan tingkat utilisasi pabrik melandai tanpa disertai lonjakan besar pada persediaan atau pemangkasan produksi yang signifikan.
Pasokan Melampaui Permintaan Persediaan meningkat, harga chip turun, utilisasi pabrik melemah, pesanan peralatan tertunda, dan produsen mulai memangkas produksi.


Tabel ringkasan berikut menguraikan lebih lanjut bagaimana masing-masing pemain dapat memengaruhi rantai chip semikonduktor secara keseluruhan:


Perusahaan Indikator yang Tercermin
Nvidia / Broadcom Permintaan komputasi AI dan jaringan
Micron Kondisi harga dan persediaan memori
TSMC Utilisasi node canggih dan permintaan foundry
ASML Komitmen kapasitas jangka panjang


Arah selanjutnya bergantung pada mana yang bergerak lebih cepat, permintaan terhadap daya komputasi AI, atau kapasitas chip yang sedang dibangun untuk memenuhinya. 
 
Tanda-tanda awal pergeseran ini kemungkinan akan lebih dulu terlihat pada harga, persediaan, dan tingkat penggunaan pabrik, sebelum tercermin pada angka penjualan chip secara keseluruhan.  Kenaikan persediaan, pelemahan harga, atau penurunan utilisasi akan mengindikasikan pasokan mulai mengejar permintaan. Sebaliknya, harga yang tetap kuat dan utilisasi yang tinggi menunjukkan kapasitas masih ketat. 

 
Saham Semikonduktor dan Exchange-Traded Fund (ETF) 

ETF (exchange-traded fund) semikonduktor menyebarkan investasi ke berbagai perusahaan, tetapi tidak dengan bobot pengaruh yang sama. Bobot masing-masing saham dalam portofolio menentukan seberapa besar pergerakan harganya memengaruhi kinerja ETF secara keseluruhan, sehingga ETF memberikan eksposur terhadap pergerakan di seluruh industri, bukan taruhan pada satu saham saja.


Setiap saham utama dalam portofolio mewakili bagian berbeda dari rantai pasok ini. Nvidia paling dekat dengan permintaan akselerator AI, Broadcom menambah eksposur pada akselerator khusus dan jaringan, Micron mewakili segmen memori, TSMC mewakili manufaktur canggih, sementara ASML berada paling dekat dengan ekspansi kapasitas produksi. 
 
Dua ETF populer menunjukkan seberapa besar pengaruh satu saham terhadap kinerja ETF semikonduktor: 
 
VanEck Semiconductor ETF (SMH) memiliki Nvidia, TSMC, Broadcom, Advanced Micro Devices (AMD), ASML, dan Micron di antara sepuluh posisi terbesarnya per 31 Juli 2026.  Nvidia sendiri menyumbang 21,38% dari total portofolio. Dengan bobot tersebut, kenaikan 10% pada saham Nvidia akan mendorong nilai portofolio dasar SMH naik sekitar 2,1%, dengan asumsi seluruh saham lain tidak bergerak serta mengesampingkan biaya dan selisih pelacakan (tracking difference).


Sementara itu, iShares Semiconductor ETF (SOXX) menyebarkan posisi terbesarnya secara lebih merata per 30 Juni 2026. Micron menjadi saham dengan bobot terbesar sebesar 8,54%, diikuti AMD sebesar 8,09%, dan Nvidia sebesar 6,81%.  Dengan bobot tersebut, kenaikan 10% yang sama pada saham Nvidia hanya akan mendorong nilai portofolio dasar SOXX naik sekitar 0,7%, dengan asumsi yang sama.


 
Tidak ada yang otomatis lebih baik di antara keduanya, karena masing-masing digerakkan oleh faktor yang berbeda. Pada tanggal-tanggal tersebut, SMH lebih sensitif terhadap pergerakan harga saham Nvidia, sementara SOXX tidak terlalu bergantung pada satu saham utama saja. Namun demikian, kedua ETF ini tetap akan terdampak jika terjadi pelemahan permintaan, harga, atau utilisasi pabrik secara menyeluruh di industri.


 
Memasuki paruh kedua tahun ini, rantai pasok semikonduktor masih bergantung pada dua faktor utama: seberapa cepat permintaan tumbuh, dan seberapa besar kapasitas baru yang tersedia untuk memenuhinya.


CFD saham dan ETF semikonduktor AS yang memenuhi syarat kini tersedia di EBC dengan bebas komisi dan bebas biaya swap hingga 11 September 2026, tunduk pada ketentuan kampanye, kelayakan produk, kondisi platform, dan ketersediaan regional. 

Penafian: Materi ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai (serta tidak boleh dianggap sebagai) nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan. Pendapat apa pun yang disampaikan dalam materi ini tidak merupakan rekomendasi dari EBC atau penulis bahwa investasi, instrumen, transaksi, atau strategi investasi tertentu sesuai untuk individu tertentu.