Mengapa Saham Disney Naik 3,7% Meski Pendapatan Meleset
English ภาษาไทย Español Português 한국어 简体中文 繁體中文 日本語 Tiếng Việt Монгол ئۇيغۇر تىلى العربية Русский हिन्दी

Mengapa Saham Disney Naik 3,7% Meski Pendapatan Meleset

Penulis: Michael Langford

Diterbitkan pada: 2026-08-06   
Diperbarui pada: 2026-08-06

Saham Disney naik 3,7% setelah pendapatan kuartal ketiga fiskal tercatat sekitar US$ 142 juta di bawah estimasi Wall Street. Selisih tersebut kurang dari 1% dari total penjualan kuartalan, sementara laba yang disesuaikan melampaui perkiraan hampir 11%, arus kas bebas melonjak 63%, dan Disney menaikkan target buyback-nya. Segmen Parks and Experiences domestik menjadi bukti paling kuat, dengan pertumbuhan pendapatan 11% menghasilkan kenaikan laba operasional sebesar 27%.

Poin-Poin Penting

  • Disney melaporkan pendapatan sebesar US$ 25,25 miliar, di bawah konsensus US$ 25,39 miliar, sementara laba yang disesuaikan sebesar US$ 2,06 per saham melampaui konsensus FactSet sebesar US$ 1,86 yang dilaporkan MarketWatch.

  • Arus kas bebas kuartalan naik 63% menjadi US$ 3,07 miliar, dan Disney menaikkan target pembelian kembali saham untuk tahun fiskal ini menjadi setidaknya US$ 9 miliar.

  • Jumlah pengunjung taman domestik naik 3%, dan pengeluaran per pengunjung naik 4%, mendorong laba operasional Parks and Experiences domestik melonjak 27%.

  • Kapasitas kabin kapal pesiar meningkat sekitar 50%, meskipun pengembalian tarif senilai US$ 100 juta dan penurunan 13% pada laba operasional internasional membuat kinerja kuartal ini tidak sebersih yang tersirat dari angka utama.

grafik kenaikan saham Disney


Selisih Pendapatan Disney Lebih Kecil daripada Kenaikan Labanya

Disney membukukan pendapatan sebesar US$ 25,25 miliar untuk kuartal yang berakhir pada 27 Juni, naik 7% dibandingkan tahun sebelumnya dan sedikit di bawah estimasi FactSet sebesar US$ 25,39 miliar. Laba yang disesuaikan naik 28% menjadi US$ 2,06 per saham, melampaui konsensus US$ 1,86, sementara total laba operasional segmen naik 21% menjadi US$ 5,56 miliar.


Saham Disney ditutup di posisi US$ 101,76 pada 5 Agustus, naik 3,65%. Arus kas bebas kuartalan melonjak dari US$ 1,89 miliar menjadi US$ 3,07 miliar, dan Disney menaikkan target pembelian kembali saham untuk tahun fiskal 2026 menjadi setidaknya US$ 9 miliar.


Kontras ini penting karena selisih pendapatan kurang dari 1% dari total penjualan kuartalan, sementara laba tumbuh jauh lebih cepat dibandingkan pendapatan. Disney juga menghasilkan arus kas bebas yang jauh lebih besar dan berkomitmen mengembalikan lebih banyak modal kepada pemegang saham melalui buyback. Hasil ini menunjukkan bahwa kinerja operasional perusahaan lebih kuat dibandingkan yang tersirat dari selisih pendapatan semata.


Taman Domestik Mengubah Kenaikan Pengunjung Menjadi Pertumbuhan Laba yang Lebih Cepat

Pendapatan Parks and Experiences domestik naik 11% menjadi US$ 7,12 miliar, sementara laba operasionalnya naik 27% menjadi US$ 2,09 miliar. Kategori ini mencakup taman hiburan, resor, dan operasi kapal pesiar Disney di AS, sehingga angka pendapatan tersebut tidak bisa sepenuhnya diatribusikan pada taman hiburan saja.


Jumlah pengunjung taman domestik Disney naik 3%, sementara pengeluaran per pengunjung naik 4%. Manajemen mengaitkan kenaikan jumlah pengunjung ini dengan pariwisata domestik, pemegang annual pass, promosi musim panas, dan pengalaman baru bagi pengunjung. Dengan demikian, Disney berhasil meningkatkan jumlah kunjungan tanpa mencatat penurunan rata-rata pengeluaran pengunjung selama kuartal ini.


Laba operasional domestik naik 27% dari pertumbuhan pendapatan 11%, menunjukkan bahwa tambahan pendapatan tersebut memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap laba. Lebih banyak pengunjung menghasilkan tambahan pengeluaran untuk tiket, makanan, merchandise, dan hotel, sementara kenaikan pengeluaran per pengunjung meningkatkan pendapatan dari setiap kunjungan. Hasilnya, laba operasional naik 27% dari pertumbuhan pendapatan 11%, menjadikan Experiences domestik sebagai sumber kekuatan laba Disney yang paling jelas.


Penambahan Kapasitas Kapal Pesiar Mendorong Pertumbuhan sekaligus Biaya yang Lebih Tinggi

Disney Destiny dan Disney Adventure menyelesaikan kuartal penuh pertama masa operasinya, mendorong kapasitas kabin kapal pesiar naik sekitar 50% dibandingkan periode tahun sebelumnya. Jumlah hari pelayaran penumpang naik 10%, membantu pendapatan resor dan wisata naik 17% menjadi US$ 2,77 miliar. Sebagian dari pertumbuhan Disney ini berasal dari jumlah kabin yang tersedia untuk dijual yang jauh lebih banyak.


Ekspansi ini juga meningkatkan biaya. Depresiasi dan amortisasi segmen Experiences naik 15% menjadi US$ 821 juta, terutama akibat kenaikan depresiasi Disney Cruise Line. Disney menyatakan tingkat okupansi dan pemesanan ke depan (forward bookings) tetap positif, meskipun armada yang lebih besar kini membutuhkan pemesanan yang konsisten kuat untuk menjaga margin.


Pengembalian Tarif US$100 Juta dan Pelemahan Taman di Asia Menahan Laju Kinerja

Laba operasional Experiences naik 20% menjadi US$ 3,02 miliar, meskipun angka tersebut mencakup pengembalian tarif sekitar US$ 100 juta. Disney menyatakan pengembalian tarif ini menyumbang sekitar empat poin persentase terhadap pertumbuhan laba operasional dan tidak berdampak pada pendapatan. Perhitungan kasar menggunakan estimasi empat poin persentase dari manajemen menempatkan pertumbuhan laba operasional Experiences di kisaran 16% tanpa pengembalian tarif tersebut. Disney tidak melaporkan angka ini sebagai ukuran yang disesuaikan secara terpisah.


Pendapatan Parks and Experiences internasional naik 6% menjadi US$ 1,79 miliar, sementara laba operasionalnya turun 13% menjadi US$ 369 juta. Disney menyatakan taman-tamannya di Asia masih lesu dan memperkirakan pelemahan ini akan berlanjut pada kuartal keempat fiskal. Kontras ini membuat perusahaan semakin bergantung pada taman-taman AS dan armada kapal pesiar yang diperluas, sementara profitabilitas internasional tetap tertekan.


Pertanyaan yang Sering Diajukan

Mengapa Saham Disney Naik Meskipun Pendapatan Meleset dari Ekspektasi?

Selisih pendapatan tercatat sekitar US$ 142 juta, atau kurang dari 1% dari total penjualan kuartalan. EPS yang disesuaikan melampaui konsensus hampir 11%, laba operasional naik 21%, arus kas bebas naik 63%, dan Disney menaikkan target buyback menjadi setidaknya US$ 9 miliar.


Mengapa EPS yang Dilaporkan Disney Turun, sementara EPS yang Disesuaikan Naik?

EPS dilusian yang dilaporkan turun 48% menjadi US$ 1,51, sementara EPS yang disesuaikan naik 28% menjadi US$ 2,06. Kuartal terbaru mencakup beban restrukturisasi dan penurunan nilai (impairment) sebesar US$ 900 juta, sementara kuartal tahun sebelumnya mencakup manfaat pajak nonkas terkait Hulu sebesar US$ 3,277 miliar dan beban kepentingan nonpengendali terkait sebesar US$ 477 juta, sehingga EPS yang dilaporkan sulit dibandingkan secara langsung.


Apakah Pendapatan Disney Experiences Seluruhnya Berasal dari Taman Hiburan?

Tidak. Segmen Experiences mencakup taman dan resor domestik maupun internasional, Disney Cruise Line, dan Consumer Products. Pendapatan kuartalannya sebesar US$ 9,97 miliar tidak bisa disebut sebagai pendapatan taman hiburan semata.


Seberapa Besar Pengembalian Tarif Membantu Laba Disney?

Disney menerima pengembalian tarif sekitar US$ 100 juta, yang menurut manajemen menyumbang sekitar empat poin persentase terhadap pertumbuhan laba operasional Experiences. Perusahaan memperkirakan pengembalian tarif tambahan ke depan tidak akan signifikan.


Kuartal Berikutnya Akan Menguji Permintaan Disney Pascapromosi

Disney memperkirakan total laba operasional segmen sekitar US$ 4,9 miliar untuk kuartal keempat fiskal, termasuk sekitar US$ 600 juta dari tambahan minggu ke-53. Manajemen juga menyatakan pemesanan ke depan untuk Walt Disney World tetap kuat dan memperkirakan pertumbuhan jumlah pengunjung global akan berlanjut pada kuartal berikutnya, di luar minggu tambahan tersebut.


Laporan berikutnya akan menunjukkan apakah jumlah pengunjung tetap positif setelah penawaran musim panas berakhir, serta apakah armada kapal pesiar yang diperluas mampu mempertahankan tingkat okupansi yang kuat. Penurunan jumlah pengunjung akan mengindikasikan bahwa promosi hanya menarik permintaan ke musim panas, bukan menciptakan pertumbuhan yang dapat berlanjut ke kuartal berikutnya.


Penafian: Materi ini disediakan hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai (serta tidak boleh dianggap sebagai) nasihat keuangan, investasi, atau bentuk nasihat lainnya yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan. Pendapat apa pun yang disampaikan dalam materi ini tidak merupakan rekomendasi dari EBC atau penulis bahwa investasi, instrumen, transaksi, atau strategi investasi tertentu sesuai untuk individu tertentu.