Diterbitkan pada: 2026-07-31
Saham Apple turun setelah merilis laporan keuangan pada Kamis malam, sementara saham Amazon melonjak, meskipun pasar reguler AS saat itu sudah tutup. Harga-harga tersebut bukan kesalahan maupun tebakan tidak resmi.
Regular trading, after-hours, dan premarket masing-masing menggunakan kumpulan order yang berbeda, sehingga saham yang sama bisa menunjukkan beberapa harga yang sah sebelum bel pembukaan berikutnya.
Regular trading di AS berlangsung dari pukul 09.30 hingga 16.00 waktu Timur AS (ET) dan menetapkan harga penutupan resmi harian.
After-hours trading mencatat reaksi pertama pasar terhadap laporan keuangan dan pengumuman lain yang dirilis setelah pukul 16.00.
Premarket trading dapat memperkuat, mengurangi, atau membalikkan pergerakan sebelumnya seiring masuknya informasi dan order baru.
Harga pembukaan berasal dari order yang tersedia sekitar pukul 09.30, bukan otomatis dari transaksi premarket terakhir.

Harga saham bisa berbeda-beda dalam satu malam meskipun kondisi perusahaan itu sendiri tidak berubah. Setiap sesi mencerminkan pembeli, penjual, dan order yang tersedia pada saat itu.
Sesi |
Jam AS yang umum |
Makna harga pada sesi tersebut |
|---|---|---|
Regular trading |
Pukul 09.30 hingga 16.00 ET |
Sesi perdagangan utama dan sumber harga penutupan resmi |
After-hours |
Pukul 16.00 hingga 20.00 ET |
Reaksi pasar pertama setelah penutupan resmi |
Premarket |
Sebelum pukul 09.30 ET |
Perdagangan sebelum sesi reguler berikutnya dimulai |
Ketiga harga tersebut sama-sama berasal dari transaksi yang telah selesai. Perbedaannya terletak pada waktu transaksi terjadi, jumlah order yang tersedia, dan informasi apa yang sudah beredar di pasar.
Beberapa broker juga menawarkan overnight trading, meskipun jam dan ketersediaannya berbeda-beda di setiap platform. Akses extended-hours tidak sama di semua broker atau bursa.
Regular trading adalah sesi utama pasar saham AS. Sesi ini berlangsung dari pukul 09.30 hingga 16.00 ET dan biasanya memiliki konsentrasi aktivitas perdagangan serta order tertinggi. Semakin banyak order yang saling bersaing, semakin sempit selisih antara harga beli dan harga jual.
Harga penutupan resmi ditetapkan sekitar pukul 16.00 melalui proses penutupan bursa, dan harga inilah yang digunakan oleh indeks, reksa dana, serta platform keuangan lainnya. Perdagangan dapat terus berlanjut setelahnya, tetapi transaksi-transaksi tersebut tidak mengubah harga penutupan resmi.
Untuk saham yang tercatat di Nasdaq, mekanisme Closing Cross mengumpulkan order yang memenuhi syarat dan mengeksekusinya pada satu harga penutupan. Setelah harga tersebut ditetapkan, setiap transaksi berikutnya termasuk dalam sesi extended-hours, bukan lagi bagian dari hari perdagangan reguler.
Penutupan pukul 16.00 hanya mencatat titik akhir sesi utama. Ini tidak menghalangi harga saham bergerak lagi ketika order baru masuk setelahnya.
Banyak perusahaan AS merilis laporan keuangan tepat setelah regular trading berakhir. After-hours trading memungkinkan pasar merespons hasil tersebut sebelum pagi berikutnya.
Saham Apple ditutup di US$333,43 pada 30 Juli sebelum turun sekitar 6% di luar jam reguler. Saham Amazon justru bergerak berlawanan, naik sekitar 9% setelah laporan keuangannya dirilis. Pergerakan tersebut mencerminkan reaksi pertama pasar terhadap kinerja kedua perusahaan, bukan perubahan pada harga penutupan resmi mereka.
Harga after-hours adalah harga transaksi yang sesungguhnya. Keandalannya sebagai acuan untuk sesi berikutnya sebagian bergantung pada jumlah saham yang diperdagangkan serta besarnya minat beli dan jual di sekitar harga tersebut.
Sejumlah kecil order dapat bereaksi cepat terhadap judul berita laporan keuangan sebelum laporan lengkap dan paparan manajemen sepenuhnya dicermati pasar. Pergerakan awal ini sering terlihat dramatis, meskipun bisa berubah begitu semakin banyak order masuk.
Premarket trading dimulai sebelum sesi reguler berikutnya dan memberi pasar kesempatan lain untuk merespons perkembangan yang terjadi semalam. Sejak pergerakan after-hours pertama, manajemen perusahaan mungkin telah menjawab berbagai pertanyaan, analis mungkin telah merevisi proyeksi, dan pasar luar negeri, suku bunga, atau kontrak berjangka indeks mungkin telah berubah.
Order baru dapat memperkuat, mengurangi, atau membalikkan pergerakan sebelumnya. Saham yang naik pada sesi after-hours bisa kembali melepas sebagian kenaikannya sebelum bel pembukaan, sementara saham yang sebelumnya turun bisa kembali pulih.
Transaksi premarket terakhir tidak otomatis menjadi harga pembukaan. Proses pembukaan Nasdaq menghimpun kumpulan order beli dan jual yang lebih luas sekitar pukul 09.30, termasuk order yang ditambahkan, diubah, atau dibatalkan tidak lama sebelum sesi dimulai.
Karena itu, harga pembukaan bisa mengonfirmasi, memperkuat, mengurangi, atau bahkan membalikkan pergerakan premarket. Setiap harga mencerminkan order yang tersedia pada titik waktu yang berbeda dalam siklus perdagangan.
Order yang tersedia lebih sedikit dapat menciptakan selisih harga yang lebih besar.
Selama regular trading, pembeli mungkin menawarkan US$99,99 sementara penjual meminta US$100,01. Pada sesi after-hours, selisih harga terdekat bisa melebar menjadi US$98,80 dan US$100,60. Satu transaksi kecil di harga US$100,60 kemudian bisa membuat harga terakhir yang ditampilkan melonjak tajam.
Bid adalah penawaran beli tertinggi yang berlaku saat ini. Ask adalah harga jual terendah yang berlaku saat ini, sementara spread adalah selisih di antara keduanya. Last price hanya menunjukkan di harga berapa transaksi terakhir yang selesai terjadi.
Minat perdagangan yang lebih rendah selama extended-hours dapat menghasilkan spread yang lebih lebar, jumlah saham yang tersedia lebih sedikit, dan kesulitan yang lebih besar untuk menyelesaikan order mendekati harga yang ditampilkan. Transaksi terakhir di US$100,60 hanya mengonfirmasi bahwa transaksi memang terjadi di harga itu. Angka tersebut tidak menunjukkan berapa banyak saham yang masih tersedia di harga tersebut.
Inilah sebabnya harga saham bisa bergerak beberapa poin persentase pada sesi after-hours dengan volume yang jauh lebih kecil dibandingkan sesi reguler. Perubahan persentase bisa terlihat besar meskipun jumlah saham di baliknya relatif sedikit.
Periksa empat hal berikut sebelum bereaksi terhadap pergerakan harga di luar jam reguler.
Kenali sesinya. Pastikan apakah harga tersebut berasal dari regular trading, after-hours, overnight trading, atau premarket.
Periksa waktu transaksinya. Harga terakhir yang ditampilkan bisa berasal dari transaksi yang terjadi beberapa menit atau bahkan beberapa jam sebelumnya.
Bandingkan bid dan ask. Spread yang lebar menunjukkan bahwa transaksi berikutnya bisa terjadi jauh dari harga terakhir.
Cari harga acuannya. Persentase perubahan pada sesi after-hours atau premarket biasanya dihitung berdasarkan harga penutupan resmi sesi reguler, bukan transaksi extended-hours sebelumnya.
Platform keuangan yang berbeda juga bisa menampilkan kuotasi yang berbeda karena perdagangan extended-hours dapat terjadi di berbagai bursa yang terpisah. Harga yang ditampilkan pada satu sistem belum tentu merupakan harga terbaik yang tersedia di tempat lain pada saat yang sama.
Persentase perubahan hanyalah satu bagian dari kuotasi harga. Sesi, waktu transaksi, dan spread menunjukkan seberapa besar aktivitas perdagangan yang ada di baliknya.
Transaksi after-hours memang nyata, tetapi harga terakhirnya bisa berasal dari order kecil di pasar yang tipis. Periksa volume, waktu transaksi, bid, dan ask sebelum menganggap pergerakan tersebut sebagai acuan yang andal untuk sesi berikutnya.
Platform yang berbeda bisa menggunakan feed data, bursa, atau waktu pembaruan yang berbeda. Satu platform mungkin menampilkan transaksi terakhir yang selesai, sementara platform lain menonjolkan bid, ask saat ini, atau kuotasi dari bursa yang berbeda.
Tidak. Harga pembukaan ditetapkan dari order beli dan jual yang tersedia sekitar pukul 09.30 ET. Order-order tersebut dapat menghasilkan harga pembukaan yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan transaksi premarket terakhir.
Tidak. Akses bergantung pada saham, broker, dan bursa yang digunakan. Beberapa platform hanya menawarkan efek tertentu atau jendela extended-hours yang lebih singkat, sementara platform lain tidak menyediakan akses extended-hours sama sekali.
After-hours trading merekam reaksi pertama pasar terhadap informasi baru. Premarket menambahkan babak order berikutnya, sementara proses pembukaan menghimpun kumpulan order yang lebih luas sekitar pukul 09.30.
Penurunan saham Apple dan kenaikan saham Amazon menunjukkan betapa cepatnya harga bisa bergerak setelah laporan keuangan dirilis. Harga pembukaan kedua saham tersebut menjadi ujian berikutnya yang lebih mendalam, apakah reaksi awal itu akan bertahan begitu regular trading dimulai.