8 Saham Emas Terbaik untuk Dibeli dan Ditambahkan ke Portofolio Anda Sekarang
English ภาษาไทย Español Português 한국어 简体中文 繁體中文 日本語 Tiếng Việt Монгол ئۇيغۇر تىلى العربية Русский हिन्दी

8 Saham Emas Terbaik untuk Dibeli dan Ditambahkan ke Portofolio Anda Sekarang

Diterbitkan pada: 2025-04-14   
Diperbarui pada: 2026-03-05

Pada awal Maret 2026, emas telah memasuki rezim volatilitas baru. Kontrak berjangka emas diperdagangkan dalam kisaran 52 minggu sekitar $2.882,50 hingga $5.626,80 per ons, dengan beberapa sesi perdagangan terbaru masih mencatat pergerakan intraday ratusan dolar.


Kekuatan ini bukan semata-mata didorong oleh spekulasi. Permintaan dari sektor resmi tetap menjadi faktor pendukung yang kuat secara struktural, dengan bank-bank sentral menambah 230 ton emas pada kuartal keempat 2025, memperpanjang tren beberapa tahun terakhir dalam diversifikasi cadangan devisa, bahkan ketika harga emas mencapai rekor tertinggi.


Oleh karena itu, beberapa perusahaan pertambangan emas telah menunjukkan kinerja yang kuat, sehingga menjadi pilihan yang menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan pasar emas yang sedang naik daun. Namun, saham emas mana yang terbaik untuk dibeli saat ini?


Saham Emas Terbaik untuk Dibeli pada Tahun 2026

Best Gold Stocks to Buy in 2025 - EBC


1) Newmont Corporation (NYSE: NEM)

Newmont tetap menjadi indikator utama (bellwether) bagi saham-saham perusahaan emas karena perusahaan ini menggabungkan skala operasi yang besar dengan diversifikasi aset di berbagai yurisdiksi (negara/wilayah tambang). Perusahaan juga telah memperketat kerangka alokasi modalnya di tengah siklus kenaikan harga emas yang semakin tajam.


Dalam pembaruan laporan tahunan terbarunya, Newmont mengumumkan dividen kuartalan sebesar $0,26 per saham dan memproyeksikan produksi sekitar 5,3 juta ons emas yang dapat diatribusikan pada tahun 2026, yang menegaskan fokus perusahaan pada ketahanan produksi jangka panjang sekaligus pengembalian nilai bagi pemegang saham.


2) Barrick Gold Corporation (NYSE: GOLD)

Daya tarik Barrick saat ini terletak pada leverage operasionalnya terhadap harga emas serta formula pengembalian kepada pemegang saham yang jelas.


Perusahaan melaporkan produksi emas kuartal keempat sebesar 871.000 ons, arus kas operasional sebesar $2,73 miliar, dan arus kas bebas sebesar $1,62 miliar. Setelah itu, Barrick juga mengubah kebijakan pembayarannya dengan menargetkan 50% dari free cash flow yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham, termasuk dividen kuartalan yang meningkat secara signifikan.


Selain itu, Barrick juga memberi sinyal perubahan strategi melalui persiapan IPO untuk aset emasnya di Amerika Utara. Jika langkah ini dieksekusi dengan baik, hal tersebut berpotensi menjadi katalis yang mendorong revaluasi (valuation re-rating) terhadap saham perusahaan.


3) Agnico Eagle Mines Limited (NYSE: AEM)

Agnico Eagle terus diperdagangkan sebagai perusahaan berkualitas yang mampu bertumbuh secara konsisten dalam industri emas karena strategi operasionalnya berfokus pada eksekusi yang baik, ketahanan neraca keuangan, dan pengendalian biaya.


Perusahaan melaporkan rekor arus kas bebas tahunan pada tahun 2025 dan mengungkapkan posisi kas bersih sebesar $2,67 miliar pada akhir tahun, yang memberikan fleksibilitas untuk pertumbuhan yang disiplin serta pengembalian modal kepada pemegang saham.


Selain itu, perusahaan juga menaikkan dividen kuartalan sebesar 12,5% menjadi $0,45 per saham, yang menunjukkan bahwa kebijakan pembayaran dividen kini disesuaikan dengan lingkungan harga emas yang lebih tinggi, bukan menganggap siklus kenaikan harga emas sebagai sesuatu yang sementara.



4) Wheaton Precious Metals Corp. (NYSE: WPM)

Wheaton menawarkan eksposur terhadap emas tanpa menghadapi risiko operasional dan inflasi biaya yang biasanya dialami perusahaan tambang, karena perusahaan streaming umumnya membiayai produksi tambang dengan imbalan memperoleh logam pada biaya yang telah dikontrak sebelumnya.


Wheaton melaporkan sekitar 692.000 gold-equivalent ounces (GEOs) pada tahun 2025, melampaui target panduan perusahaan. Selain itu, perusahaan menaikkan panduan produksi tahun 2026 menjadi 860.000 hingga 940.000 GEOs, dengan target pertumbuhan jangka panjang sekitar 1,2 juta GEOs pada tahun 2030.


Kombinasi antara peningkatan produksi dalam jangka pendek dan pertumbuhan jangka panjang inilah yang banyak dicari investor ketika volatilitas emas tinggi tetapi permintaan struktural tetap kuat.



5) Franco-Nevada Corporation (NYSE: FNV)

Franco-Nevada tetap menjadi salah satu cara paling defensif untuk mengambil posisi bullish terhadap emas, karena model royalti dan streaming dapat menghasilkan ekspansi margin ketika harga emas naik, tanpa harus terus-menerus melakukan investasi ulang pada modal pemeliharaan tambang.


Namun, model ini juga memiliki risiko spesifik terkait aset, dan investor masih memantau perkembangan yang terkait dengan eksposur perusahaan di Panama.


Franco-Nevada terus mengkomunikasikan risiko-risiko tersebut secara terbuka, sambil menekankan diversifikasi portofolio serta arus produksi yang berkelanjutan, termasuk aliran emas ekuivalen dari kontrak streaming yang disebutkan dalam laporan terbarunya.


6) Royal Gold, Inc. (NASDAQ: RGLD)

Royal Gold adalah perusahaan royalti dan streaming berkualitas tinggi lainnya, dan pasar memberikan apresiasi terhadap model bisnis ini karena kenaikan harga logam biasanya dapat langsung meningkatkan pendapatan dan arus kas, dengan gangguan operasional yang lebih sedikit dibandingkan perusahaan tambang.


Dalam laporan terbarunya, Royal Gold menyoroti kinerja rekor, dengan pendapatan emas sebesar $293,2 juta pada kuartal keempat 2025 dan total pendapatan sebesar $375,3 juta, yang sebagian didukung oleh kontribusi dari transaksi portofolio serta aset streaming utama.


7) Alamos Gold Inc. (NYSE: AGI)

Alamos Gold berada dalam kategori perusahaan tambang berkapitalisasi menengah (mid-cap), di mana eksekusi operasional dan urutan pengembangan proyek dapat menghasilkan potensi kenaikan yang signifikan selama siklus harga emas yang kuat.


Perusahaan melaporkan produksi kuartal keempat sebesar 141.500 ons dan mencatat harga realisasi emas rata-rata sebesar $3.997 per ons pada penjualan kuartal keempat.


Yang penting bagi investor jangka panjang, manajemen menempatkan tahun 2026 sebagai tahun peningkatan operasional, dengan Island Gold District diposisikan sebagai mesin pertumbuhan utama, didukung oleh studi ekspansi dan pembaruan panduan produksi multi-tahun yang diharapkan menjadi dasar fase pertumbuhan berikutnya.


8) SPDR Gold Shares (NYSE: GLD)

Bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur terhadap emas dengan risiko perusahaan yang minimal, GLD tetap menjadi alternatif praktis terhadap saham perusahaan emas dalam banyak portofolio, terutama ketika saham tambang emas sangat volatil atau dipengaruhi oleh berita operasional.


ETF ini melacak harga emas secara lebih langsung dibandingkan saham perusahaan tambang, sehingga dapat berfungsi sebagai penyeimbang dalam portofolio, khususnya ketika dikombinasikan dengan saham tambang atau perusahaan streaming yang memiliki volatilitas lebih tinggi.


Mengapa Saham Emas Sangat Populer Sekarang?

Saham perusahaan emas menjadi populer pada awal tahun 2026 karena pasar emas telah berubah dari kenaikan yang lambat dan stabil menjadi reli dengan volatilitas tinggi yang dipicu oleh berita global, yang sangat menguntungkan perusahaan dengan leverage operasional terhadap harga emas.

Gold Price

Dalam beberapa sesi perdagangan terakhir, harga emas diperdagangkan di atas $5.000 per ons, setelah sebelumnya melonjak hingga kisaran pertengahan $5.000 selama gelombang risk-off terbaru di pasar global.


  • Harga Emas Tinggi dan Volatil: Rentang pergerakan harian yang semakin besar menarik lebih banyak posisi jangka pendek dan institusional ke saham yang terkait dengan emas.Risiko Geopolitik Meningkatkan Aset “Perlindungan”: Konflik global dan risiko guncangan energi yang meningkat membuat investor mencari aset lindung nilai (safe haven).

  • Bank Sentral Terus Membeli Emas: Akumulasi emas oleh sektor resmi meningkatkan kepercayaan bahwa permintaan emas bersifat struktural, bukan hanya strategi jangka pendek.

  • Saham Membuat Emas Lebih Mudah Dimiliki: Saham perusahaan tambang dan ETF berbasis emas memberi eksposur terhadap emas tanpa perlu menyimpan emas fisik.

  • Ketidakpastian Suku Bunga: Perubahan ekspektasi terhadap penurunan suku bunga dan real yield biasanya meningkatkan minat terhadap emas dan memperbesar leverage keuntungan perusahaan tambang.

  • Saham Membuat Emas Lebih Mudah Dimiliki: Saham perusahaan tambang dan ETF berbasis emas memberi eksposur terhadap emas tanpa perlu menyimpan emas fisik.

  • Dividen dan Buyback Semakin Menarik: Banyak perusahaan tambang besar kini menekankan pengembalian kepada pemegang saham, seperti dividen dan pembelian kembali saham.


Pertimbangan Risiko

  • Saham Emas Tetaplah Saham: Jika pasar saham secara keseluruhan turun, saham tambang emas juga bisa ikut turun meskipun harga emas stabil.

  • Inflasi Biaya Produksi: Biaya seperti diesel, tenaga kerja, dan kontraktor dapat meningkat lebih cepat daripada kenaikan harga emas. 

  • Risiko Operasional: Kadar bijih yang lebih rendah, penutupan tambang, atau kegagalan mencapai target produksi bisa menekan kinerja perusahaan. 

  • Risiko Geopolitik dan Regulasi: Perubahan izin tambang, pajak, atau kebijakan pemerintah dapat memengaruhi valuasi perusahaan secara signifikan. 

  • Pengaruh Nilai Tukar: Penguatan mata uang lokal dapat mengurangi keuntungan perusahaan tambang, meskipun harga emas naik dalam dolar AS. 

  • Risiko Likuiditas dan Gap Harga: Perusahaan tambang kecil dapat mengalami lonjakan atau penurunan harga tajam akibat berita, sehingga pengaturan ukuran posisi dan stop-loss penting.


Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

1) Saham emas apa yang terbaik untuk dibeli sekarang?

Biasanya yang terbaik adalah perusahaan dengan neraca keuangan kuat, produksi stabil, dan kebijakan pengembalian modal yang disiplin. Banyak investor mengombinasikan perusahaan tambang besar dengan perusahaan royalti atau streaming untuk kinerja yang lebih stabil.


2) Apakah saham emas investasi yang baik di tahun 2026?

Bisa menjadi investasi yang baik ketika permintaan emas kuat dan arus kas perusahaan meningkat. Namun risikonya termasuk penurunan pasar saham, inflasi biaya, dan gangguan di negara tempat tambang beroperasi.


3) Apakah saham tambang emas bisa mengungguli harga emas?

Kadang bisa. Perusahaan tambang memiliki leverage operasional, sehingga keuntungan bisa naik lebih cepat daripada harga emas. Namun biaya energi, tenaga kerja, atau pajak yang tinggi bisa menghilangkan keunggulan tersebut.


4) Apa cara paling aman untuk mendapatkan eksposur emas tanpa memilih perusahaan tambang?

Produk investasi yang terdaftar dan terkait dengan emas (misalnya ETF emas) dapat mengurangi risiko perusahaan tunggal karena lebih langsung mengikuti harga emas.


5) Mengapa saham emas kadang turun ketika harga emas naik?

Karena saham perusahaan tambang juga dipengaruhi oleh biaya produksi, eksekusi operasional, utang, dan risiko politik, bukan hanya harga emas. Jika pasar saham turun atau perusahaan gagal mencapai target produksi, harga saham bisa jatuh meskipun emas naik.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, dinamika pasar emas saat ini—ditandai dengan harga tinggi dan meningkatnya permintaan safe haven—masih memberikan peluang menarik bagi investor yang ingin menambah eksposur terhadap emas dalam portofolio mereka.


Perusahaan-perusahaan yang disebutkan sebelumnya mewakili berbagai jenis peluang investasi emas pada tahun 2026, mulai dari produsen besar, perusahaan royalti dan streaming, hingga produk investasi berbasis emas yang memiliki risiko perusahaan lebih rendah.


Seperti biasa, melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan tujuan investasi pribadi sangat penting sebelum membuat keputusan investasi.


Penafian: Materi ini hanya untuk tujuan informasi umum dan tidak dimaksudkan sebagai (dan tidak boleh dianggap sebagai) nasihat keuangan, investasi, atau nasihat lain yang dapat diandalkan. Tidak ada pendapat yang diberikan dalam materi ini yang merupakan rekomendasi oleh EBC atau penulis bahwa investasi, sekuritas, transaksi, atau strategi investasi tertentu cocok untuk orang tertentu.