Diterbitkan pada: 2026-07-16
Masa bulan madu di Wall Street resmi berakhir. Hanya sedikit lebih dari sebulan setelah penawaran umum perdana yang paling dinantikan dalam sejarah, euforia awal seputar saham SpaceX bertabrakan dengan realitas pasar yang dingin dan keras.
Dalam langkah yang mengejutkan banyak investor ritel, saham raksasa eksplorasi luar angkasa (kode: SPCX) turun di bawah harga penawaran umum perdana mereka sebesar $135, mencapai level rendah baru di $132.15. Pada penutupan Rabu, saham ditutup pada $135.27, penurunan tajam dari puncak historis $161 yang dicapai pada hari pertama perdagangannya pada 12 Juni.
Penurunan mendadak ini menyoroti pergeseran sentimen pasar. Kegembiraan memiliki bagian dari proyek Elon Musk yang menuju Mars kini digantikan oleh pengawasan ketat terhadap neraca perusahaan, belanja modal, dan tekanan khas pasar publik.

Penawaran umum perdana itu benar-benar bersejarah, mengumpulkan $75 miliar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Untuk sesaat, lonjakan harga saham SpaceX mendorong valuasi tersirat perusahaan melewati $2.6 triliun, menjadi berita utama di seluruh dunia.
Namun pasar publik adalah hal yang berbeda dibanding putaran pendanaan privat yang dinikmati SpaceX selama beberapa dekade. Di ranah privat, valuasi ditetapkan melalui penawaran tender orang dalam yang terkendali dua kali setahun. Di panggung publik, perusahaan harus membela valuasi bernilai triliunan dolar itu setiap hari perdagangan.
Para analis menunjuk pada beberapa faktor krusial yang telah menekan saham selama tiga minggu terakhir:
Tingkat Pembakaran Kas yang Tinggi: Sementara SpaceX telah mengamankan saluran pendapatan besar—termasuk kontrak komputasi AI senilai $26 billion yang sangat dipublikasikan untuk mendukung raksasa teknologi dengan pemrosesan yang terhubung ke satelit—infrastruktur fisik untuk menjalankan operasi ini sangat mahal. Perusahaan baru-baru ini mengambil utang $25 billion untuk membiayai pusat data Colossus dan ekspansi Starlink, menimbulkan keprihatinan di kalangan investor institusional yang berhati-hati terhadap risiko.
Berakhirnya Masa Lockup yang Mendekat: Tekanan jual awal meningkat lebih cepat dari jadwal. Sekitar 20% dari saham orang dalam yang sebelumnya dikunci akan menjadi memenuhi syarat untuk diperdagangkan secara publik setelah laporan laba Q2 perusahaan akhir bulan ini. Dengan lebih banyak pasokan yang akan masuk pasar segera, pembeli besar menahan diri, menunggu untuk membeli saham dengan diskon.
Meningkatnya Rugi Bersih: Pengajuan ke SEC mengungkapkan rugi bersih $4.9 billion tahun lalu. Sementara firma modal ventura nyaman menunggu bertahun-tahun untuk pengembalian investasi, investor pasar publik jauh lebih sensitif terhadap kerugian besar, terutama selama periode ketidakpastian ekonomi global.
Menilai nilai riil saham SpaceX mengharuskan melihat dua bisnis yang sangat berbeda di bawah satu atap.
Di satu sisi, ada Starlink. Layanan internet satelit ini adalah mesin penghasil kas yang nyata, menghasilkan lebih dari $11 billion tahun lalu dan menyumbang mayoritas pendapatan aktual perusahaan. Ini dapat diprediksi, sangat dapat diskalakan, dan menguntungkan.
Di sisi lain, ada Starship—sistem roket besar yang sepenuhnya dapat digunakan kembali yang dirancang untuk membawa manusia ke Bulan dan Mars. Starship mewakili masa depan perjalanan antariksa, tetapi saat ini merupakan lubang hitam finansial. Setiap uji peluncuran, penyesuaian perangkat keras, dan penundaan regulasi menelan biaya jutaan.
Jika pertumbuhan pelanggan Starlink melambat sedikit saja, atau jika program Starship menghadapi hambatan regulasi tak terduga, pasar akan cepat menghukum saham tersebut. Penurunan harga saat ini mencerminkan konsensus yang berkembang bahwa valuasi awal nyaris tidak menyisakan ruang untuk kesalahan.
Karena ayunan besar ini, sektor luar angkasa dengan cepat menjadi arena bagi trader jangka pendek yang mencari keuntungan dari pergerakan harga yang tajam.
Trader yang memantau sektor pertahanan dan dirgantara dapat menemukan beberapa nama profil tinggi yang tersedia sebagai CFDs di EBC, termasuk SPCX.OQ, LMT.N, BA.N—memberikan eksposur ke teknologi ruang angkasa generasi berikutnya dan raksasa pertahanan warisan melalui satu akun. Detail lengkap tersedia di halaman CFDs saham EBC. Saham dirgantara bisa sangat volatil menjelang jendela peluncuran, pengajuan regulasi, dan pengumuman belanja modal, sehingga mengelola leverage secara proporsional adalah kunci.
Meskipun terjadi penurunan baru-baru ini di bawah harga IPO, banyak investor bullish jangka panjang melihat koreksi ini sebagai stabilisasi yang sehat dan wajar.
Di antara analis utama Wall Street yang aktif meng-cover perusahaan ini, konsensus umum tetap berhati-hati optimis. Pendukungnya berargumen bahwa pendapatan mendatang dari kesepakatan cloud computing besar—yang diperkirakan mulai berdampak akhir musim gugur ini—akan secara fundamental memperbaiki arus kas perusahaan. Bagi mereka yang percaya pada masa depan komersialisasi ruang angkasa jangka panjang, membeli saham SpaceX dengan diskon dibandingkan harga pencatatannya mungkin tampak sebagai titik masuk yang menarik.
Namun, masa depan dekat kemungkinan akan tetap bergejolak. Hingga laporan pendapatan Q2 yang akan datang dirilis dan pasar menyerap pencairan saham orang dalam, investor harus mengharapkan tekanan turun yang berlanjut.
Debut saham SpaceX di bursa publik menjadi batu uji realitas bagi semua pihak yang terlibat. Hal ini membuktikan bahwa bahkan perusahaan paling revolusioner di dunia tidak bisa lepas dari dasar-dasar finansial. Bagi Elon Musk dan SpaceX, tujuannya tidak lagi sekadar meluncurkan roket; melainkan membuktikan kepada Wall Street bahwa visi mereka tentang ekonomi berbasis ruang angkasa benar-benar bisa menghasilkan keuntungan yang konsisten bagi pemegang saham biasa.