Ringkasan:
Mulai 16 Februari 2026, margin untuk posisi baru akan disesuaikan menjadi 1:200 antara pukul 23:00–23:59 (UTC+2), yang dapat meningkatkan risiko stop-out.
Untuk mengelola risiko pasar secara efektif sekaligus meminimalkan dampaknya
terhadap aktivitas trading Anda, terhitung mulai 16 Februari 2026, kami akan
memberlakukan penyesuaian margin sementara untuk posisi baru yang dibuka pada 1
jam terakhir sebelum penutupan pasar harian. Rinciannya adalah sebagai
berikut:
Periode Penyesuaian Sementara:
Setiap hari pukul 23:00–23:59 (waktu MT, UTC+2)
Selama periode tersebut, margin untuk posisi baru akan dihitung dengan leverage maksimum 1:200.
Penyesuaian ini hanya berlaku untuk posisi baru yang dibuka dalam periode waktu tersebut;
Posisi yang dibuka di luar periode ini tidak terpengaruh;
Apabila pending order terpicu selama periode penyesuaian, posisi baru yang terbentuk akan mengikuti aturan leverage yang berlaku pada saat itu, sesuai dengan kebijakan perusahaan;
Ketentuan ini berlaku untuk seluruh instrumen yang menggunakan skema perhitungan leverage mengambang, termasuk:
Forex (Forex Major, Forex Cross, Forex Minor)
Logam Mulia (XAUUSD, XAGUSD)
Apabila Anda memegang posisi beli dan jual secara bersamaan pada instrumen yang sama dan melakukan transaksi baru selama periode penyesuaian sementara, perubahan margin dapat meningkatkan total kebutuhan margin dan berpotensi meningkatkan risiko stop-out.
Kami menyarankan Anda untuk mengevaluasi ketersediaan margin bebas serta ukuran posisi secara cermat sebelum bertransaksi, dan merencanakan aktivitas trading dengan bijak.
Pada 2 April 2026, pukul 21:00–23:59 UTC+3, posisi valas dan logam baru akan memiliki batas margin sementara sebesar 1:100, meningkatkan potensi risiko.
2026-04-01
Mulai 6 Maret 2026, setiap Jumat 21:00–23:59 MT, leverage posisi baru dibatasi 1:100 pada Forex dan logam mulia, meningkatkan risiko likuidasi.
2026-03-06
Data NFP AS dirilis 11 Februari 2026 pukul 15:30 MT. Selama 15:00–15:35, leverage maksimum posisi baru disesuaikan menjadi 1:200 untuk pengelolaan risiko.
2026-02-09