Ringkasan:
Mulai 30 Jan 2026, tiap Jumat 23.00–23.59 MT, leverage posisi baru dibatasi 1:200 untuk instrumen leverage mengambang demi pengendalian risiko.
Untuk mengelola risiko pasar secara efektif sekaligus meminimalisir dampak terhadap aktivitas trading, mulai 30 Januari 2026, kami akan memberlakukan penyesuaian sementara terhadap persyaratan margin untuk posisi baru yang dibuka dalam 1 jam terakhir sebelum penutupan pasar pada hari Jumat. Rinciannya adalah sebagai berikut:
Periode Penyesuaian Sementara: Tiap hari Jumat pukul 23.00–23.59 (Waktu MT, UTC+2)
Selama periode tersebut, leverage maksimum untuk posisi baru akan disesuaikan menjadi 1:200.
Penyesuaian ini hanya berlaku untuk posisi baru yang dibuka dalam periode waktu tersebut.
Posisi yang dibuka di luar periode tersebut tidak terpengaruh.
Apabila terdapat pending order yang tereksekusi selama periode penyesuaian, posisi baru yang terbentuk akan mengikuti ketentuan leverage yang berlaku pada saat eksekusi (sesuai dengan peraturan kami).
Penyesuaian ini berlaku untuk seluruh instrumen dengan skema leverage mengambang, termasuk:
Forex (Forex Major, Forex Cross, Forex Minor)
Logam Mulia (XAUUSD, XAGUSD)
Apabila Anda memiliki posisi long dan short secara bersamaan pada instrumen yang sama, lalu melakukan transaksi baru selama periode penyesuaian sementara ini, peningkatan kebutuhan margin dapat menyebabkan total margin yang digunakan bertambah dan meningkatkan risiko likuidasi.
Kami menyarankan Anda untuk mengevaluasi ketersediaan margin dan eksposur posisi sebelum melakukan kegiatan trading, guna mengelola risiko secara optimal.
Mulai 30 April 2026, semua order hedging saham AS dan ETF dikenakan margin satu sisi, investor harus mengatur dana akun untuk mencegah risiko stop out.
2026-04-29
EBC akan menyesuaikan posisi sehubungan dengan pemecahan saham pada 29 April 2026, tanpa mengubah nilai dan margin; order TP/SL akan dihapus.
2026-04-24
Mulai 27 April 2026, leverage dan level stop akan diperketat sebelum penutupan pasar, meningkatkan persyaratan margin dan potensi risiko likuidasi.
2026-04-22